Tips dan Trik Mencegah terjadinya Cedera Lutut saat Berlari

Tips dan Trik Mencegah terjadinya Cedera Lutut saat Berlari. Sobat maniax, kalo anda baru saja memulai kegiatan olahraga lari pasti ada kalanya anda akan terserang cedera lutut entah itu sekedar terasa kram atau mungkin keseleo. Nah kejadian seperti ini tentu saja bakal mengganggu aktivitas rutin lari pagi anda dan ini harus segera diatasi jika anda masih ingin tetap betah melakukan olahraga lari.

Nah berdasarkan pengalaman saya pribadi, biasanya kalo kita sudah menderita cedera lutut pasti rata-rata harus istirahat selama 4-5 hari baru kemudian anda bisa mulai lari lagi. Nah pertanyaannya apakah anda bakalan betah jika anda hanya lari sekali seminggu dan itupun mengalami cedera? Kemungkinan besar tidak dan bahkan bisa jadi anda jadi malas untuk melakukannya lagi padahal anda tahu itu kegiatan yang menyehatkan. Karena itu untuk mengatasi hal ini agar tidak terulang kembali, anda harus tahu bagaimana Cara Mencegah terjadinya Cedera Lutut saat Berlari dan berikut adalah Tips-nya :


1. Gunakan Sepatu yang Tepat dan Pas
Sepatu adalah alat yang sangat penting bagi kaki dan pemilihan sepatu yang tidak tepat bakal semakin mempermudah anda mengalami cedera lutut atau bagian kaki lainnya. Misalkan saja anda memilih sepatu boot aau sepatu yang longgar untuk berlari, tentu saja akan terasa sangat tidak enak bukan? Nah karena itu gunakanlah sepatu olahraga yang cukup ringan, nyaman dan pas dikaki anda sehingga semakin membuat anda semangat untuk berolahraga.

2. Gunakan Suplemen / Nutrisi Pendukung
Agar badan anda tidak mudah merasa capek dan lelah dalam melakukan olahraga lari maka anda harus mengisi tubuh anda dengan suplemen yang berenergi seperti Susu berkalsium. Banyak orang mengabaikan hal ini dan hasilnya mereka hanya mampu berlari sebentar saja dan apabila dipaksa tentu tubuh tidak akan kuat dan tentunya bisa berpotensi menjadi cedera.

3. Lakukan Peregangan Otot
Inilah Tips dan Trik Mencegah terjadinya Cedera Lutut saat Berlari yang sangat penting. Ingat tubuh anda harus mengalami penyesuaian terlebih dahulu sebelum anda benar-benar membawanya untuk berlari cukup cepat dan jauh. Dengan melakukan peregangan otot maka aliran darah ditubuh anda akan semakin lancar dan otot anda juga terasa rilex.

4. Jangan Berlari Berlebihan
Boleh saja anda menyukai olahraga lari, entah karena anda memang ketagihan ataupun karena anda mengejar target untuk menurunkan berat badan. Tapi perlu anda ingat baik-baik jika tubuh anda juga membutuhkan istirahat dan setiap orang memiliki waktu istirahat yang berbeda. Karena itu janganlah anda merasa minder atau iri jika melihat pelari lain masih mampu berlari dengan semangat sementara anda sudah ngos-ngosan, bisa jadi orang yang anda lihat tersebut sudah berlari hingga tahunan dan merupakan pelari profesional.

5. Variasikan gerakan Lari anda
Ada sebuah teknik berlari yang memungkinkan anda tetap bisa mengeluarkan keringat dan membakar lemak yang ditubuh anda kendati dalam kondisi santai sekalipun. Teknik ini cukup sering kali dilakukan oleh orang yang ingin melakukan diet rutin, dan caranya adalah dengan memberikan variasi pada gerakan lari. Biasanya setelah peregangan otot, pelari akan memulai dengan jalan kaki, di ikuti jalan semakin cepat, kemudian mulai berlari. Nah saat mulai lelah / ngos-ngosan, pelari tersebut akan menurunkan gerakan larinya menjadi cukup lambat seperti jalan cepat sampai nafasnya mulai kembali baru kemudian dia berlari kembali.

Selain mampu membakar lemak lebih banyak, gerakan seperti ini akan membiasakan tubuh anda untuk mengikuti irama gerakan lari secara bertahap sehingga nantinya tubuh anda akan terbiasa melakukan ini, namun ingat jangan sampai dilakukan berlebihan.

Nah itu saja Tips dan Trik Mencegah terjadinya Cedera Lutut saat Berlari yang bisa saya share kali ini, semoga sedikit informasi kesehatan dan olah raga ini bisa bermanfaat bagi anda :)

Artikel ini berasal dari berbagai sumber terpercaya seperti pengalaman saya pribadi, kaskus.co.id, dan dari buku-buku kesehatan / fitness