Dominasi Google di Bidang Teknologi Internet dan Perangkat Mobile. Siapa yang tidak mengenal Google? Perusahaan ini merupakan perusahaan tersukses di bidang teknologi internet. Google juga mulai melebarkan sayapnya ke OS dan  perangkat mobile. Dominasi perusahaan ini pada bidang internet mengarah pada monopoli, terutama jaringan sosial, mesin pencari dan periklanan internet. Hal ini terjadi dikarenakan pesaing terbesarnya Yahoo mulai membidik bisnis lain di bidang internet. Produk Yahoo banyak yang tumbang setelah Google secara perlahan-lahan membunuh Yahoo.

Kerakusan dari Google terjadi tidak hanya sekali dua kali. Tercatat perusahaan ini telah mencoba melakukan beberapa percobaan pembunuhan lain terhadap perusahaan-perusahaan , seperti Twitter,Facebook. Youtube, Android, dan juga Wikipedia. Produk-produk perusahaan ini banyak yang diciptakan untuk mengambil jatah kue yang dimiliki kelima perusahaan itu. Hampir semuanya gagal. Namun, tidak sampai disitu saja akal Google untuk menguasai pasar yang ada. Google menerapkan sistem akuisisi yang menggiurkan. Youtube dan Android terkena rayuan manis dari perusahaan Larry Page dan Sergey Birn ini. 


Sebenarnya, sah-sah saja jika suatu perusahaan ingin menguasai suatu pasar sendirian. Namun, ini akan memberikan efek buruk bagi konsumen internet. Penguasaan Google di pelbagai bidang produk  internet dapat menyebabkan kebijakan peraturan dan harga yang semena-mena dari Google terhadap konsumennya. Tercatat periklanan internet di blog dan website dikuasai perusahaan ini melalui produknya Adsense dan Adwords. Telah banyak perusahaan periklanan internet Internasional yang mati karena kedigdayaan perusahaan ini, seperti Chitika.

Ternyata  kerakusan Google merambah ke bidang lain, yaitu Perangkat Mobile. Diawali dengan digaetnya Android dan terciptanya Chromebook. Kini,  perusahaan ini telah mengakuisisi Motorolla sebagai langkah awal untuk mematikan laju partnernya yang mulai menunjukkan power berlebih, yaitu Samsung. Namun Samsung tidak tinggal diam. Alih-alih menurut dan takut dengan power dan ancaman halus Google, Samsung mulai beralih menggunakan OS Windows daripada Android. Google pun tidak tinggal diam. Alih-alih jatah pembagian partner harus berkurang, perusahaan ini mulai mendongkrak HTC sebagai senjatanya, selain Motorolla tentunya. Langkah strategi dan kebijakan perusahaan ini menarik untuk disimak ke depannya dalam bidang internet dan perangkat mobile.

Pada bidang perangkat mobile ,produk Android kepunyaan Google mulai ditinggalkan oleh partner dan sudah ditinggalkan oleh penemunya. Oleh karena kemungkinan perkembangan Android akan terhenti, maka Google mulai membuat produk OS sendiri. Pada bidang internet, perusahaan ini mulai mematikan produk-produknya yang tidak berbayar dan kurang mendukung pendapatan utama perusahaan ini yang melalui Adwords. Terhitung 1 Juli 2013, produk seperti Google Reader tidak akan ada lagi. Tentu saja pengembangan produk dan akuisisi lain akan dilancarkan Google demi terus memuncaki bidang teknologi internet.

Kontributor / Penulis : Rinaldi Syahran