Beberapa Alasan untuk Tidak meng-Overclock Laptop Gaming anda

Beberapa Alasan untuk Tidak meng-Overclock Laptop Gaming anda. Sobat maniax, munculnya berbagai macam Laptop Gaming yang murah membuat orang terburu-buru dalam membeli tanpa mempertimbangkan kemampuan sesungguhnya yang bisa didapatkan. Hasilnya cukup banyak juga orang yang merasa kecewa dengan performa Laptop mereka saat dicobakan ke beberapa Game yang masuk dalam kategori berat. Nah lebih parahnya mereka kemudian berusaha mencari cara yang sebenarnya cukup terlarang dalam dunia Laptop... yaitu Overclock Laptop Gaming.

Mungkin anda ada yang setuju ataupun tidak setuju dengan pernyataan saya ini, tidak apa-apa ini wajar dan bisa jadi juga saya salah. Ya, saya pribadi bukanlah seorang Overclocker Laptop Gaming yang handal namun yang saya tahu satu hal... Notebook kendati diperkuat dengan VGA yang cukup canggih... ternyata bukanlah perangkat yang cocok untuk gaming layaknya sebuah desktop PC.


Kecuali jika anda mau mengeluarkan banyak uang untuk membeli Laptop Gaming berharga puluhan juta dengan sistem pendingin Liquid, tentu lain ceritanya... tapi berapa orang yang mampu dan mau?


Nah saya mengungkapkan ini bukanlah tanpa alasan tapi memang saya pernah hanya mencoba sekedar memainkan game berat tanpa sedikitpun meng-Overclock Laptop Gaming dan tahukah anda hasilnya? Hanya dalam 1-2jam saja bagian lubang keluar laptop sangat panas dan tentunya ini akan sangat berbahaya. Oke untuk lebih jelasnya berikut adalah Beberapa Alasan untuk Tidak meng-Overclock Laptop Gaming anda :

1. Pendinginan Laptop umumnya Sangat Standar
Seperti apapun Laptop Gaming anda (diluar yang berharga belasan sampai puluhan juta) pastilah tetap menjadi Laptop yang secara standar dirancang untuk keperluan mobile tanpa sistem pendingin yang memadai. Setiap perangkat membutuhkan pendingin agar bisa berjalan dengan semestinya dan berumur panjang, jadi tentu saja jika perangkat tersebut tidak ada pendingin... sudah jelas bakal hangus dan rusak permanen.

2. Prosesor dan VGA mudah sekali Panas
Prosesor dan VGA Desktop memang dirancang untuk bekerja dengan Full Stress karena sudah tentu sistem pendinginannya memadai baik dari HSF (Kipas Pendingin) bawaan atau dari sistem pendinginan Casing PC itu sendiri. Nah Laptop tentu berbeda, kendati Prosesor dan VGA yang digunakan lebih hemat, tetapi perangkat ini tidak memiliki kipas pendingin yang memadai dan lebih parahnya Casing Laptop sangat sempit sehingga celah pendinginan tidak bisa keluar dengan leluasa. Inilah yang menyebabkan panas berkumpul dan saat dibuang melalui celah, anda akan merasakan betapa panas suhu udaranya.

3. Overclock akan membuat Prosesor dan VGA "Membara"
Oke, anda mungkin akan melihat betapa kerennya meng-Overclock Laptop Gaming tapi tahukah anda untuk melakukan itu anda membutuhkan pendingin yang tidak main-main? Lihat saja para Overclocker Desktop PC yang handal yang bahkan ada yang menggunakan semacam cairan untuk mendinginkan perangkat mereka dan itu tidak murah sobat... harganya bisa mencapai jutaan hanya untuk pendingin saja! Dan jangan lupa sobat... itupun digunakan untuk perangkat PC Desktop bukan Laptop Gaming.

Overclock memang akan menaikkan performa perangkat yang anda target tapi itu harus dibayar mahal dengan kenaikan suhu yang cukup tinggi. Misalkan anda overclock prosesor dari 2,4GHz dari 3,6GHz atau anda overclock vga dari 700 MHz jadi 900 MHz, maka memang performa akan terlihat jelas naik tapi jangan kaget jika tiba-tiba sistem anda merestart sendiri atau bahkan mati total akibat IC / chipset yang rusak akibat kepanasan. Ngeri bukan? Nah pertanyaan saya, sudahkah anda siap menerima resiko ini?

Yak oke sobat maniax, mungkin itu saja yang bisa saya sharing mengenai Beberapa Alasan untuk Tidak meng-Overclock Laptop Gaming anda. Artikel ini saya tujukan pada Gamer Laptop yang sama awamnya seperti saya tentang Overclock dan menginginkan umur Laptop mereka lebih panjang, jadi maaf jika ada pendapat ataupun saran yang kurang berkenan dalam artikel ini :)

how to buy car insurance online

Share on :