Sempat mengalami gangguan server, BBM kini telah normal kembali dan dapat digunakan oleh para penggunanya. Sebelumnya, pengguna BlackBerry mengeluhkan layanan handset tersebut mengalami gangguan. Komplain pun membanjiri jejaring sosial sejak semalam hingga pagi tadi.

Banyk yang mengaku tak bisa mengirim maupun menerima BBM. Selain itu, layanan email di handset BlackBerry pun tak bisa diakses. Keluhan ini dialami pengguna BlackBerry dengan provider telekomunikasi berbeda-beda.

Timeline Twitter pun dipenuhi keluhan soal pendingnya layanan BBM dan email BlackBerry. Beberapa pengguna juga tampak mencoba mengadukannya ke layanan operator masing-masing. Sementara itu, pengguna BBM di perangkat iOS dan Android mengaku tidak mengalami kendala.

Ini bukan pertama kalinya layanan BlackBerry down. Oktober 2011, jutaan pengguna BlackBerry di Eropa, Timur Tengah dan Afrika mengalami masalah dalam mengirim email dan memakai BBM.  Selanjutnya pada Maret 2012, layanan email BlackBerry mengalami hal serupa. Kemudian Oktober 2012, BlackBerry yang kala itu masih bernama Research In Motion (RIM) mengakui layanan BBM sedang terganggu. Tak hanya di Indonesia, dampaknya menimpa para pengguna di Asia Pasifik. Lagi-lagi, Mei tahun lalu pengguna BlackBerry di Indonesia mengeluh tak bisa terhubung dengan layanan BBM. Keluhan ini pun dialami pengguna hampir semua operator.

BlackBerry mengakui jika layanannya sempat diterpa masalah teknis. Vendor asal Kanada ini pun menyampaikan permohonan maafnya kepada pengguna di Indonesia. Selain itu, BlackBerry juga menyampaikan bahwa tim teknisnya sudah melakukan upaya perbaikan.

“BlackBerry mengkonfirmasi terjadinya masalah pada layanan kami yang mempengaruhi sejumlah pengguna di Asia Pasifik dan Kanada. Dan kami telah menyelesaikan masalahnya,” ujar Lisette Kwong, juru bicara Blackberry dalam pernyataan resminya.